Senin (25/09/2023), Dekan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin mengundang Konsultas ISO untuk Penerapan Sistem Manajemen Terintegrasi. Sistem ISO yang termasuk didalamnya adalah SNI ISO 21001:2018, SNI ISO 27001:2016, SNI ISO 37001, dan SNI ISO 45001:2018. Pada kegiatan ini menghadirkan dua narasumber dari Konsultan ISO yang dihadirkan yakni Pak Anis dan Pak Iwan. Pada kegiatan Coaching ISO ini juga turut hadir Ketua Gugus Penjamin Mutu dan Peningkatan Reputasi, Sekretaris Gugus Penjamin Mutu dan Peningkatan Reputasi, Ketua Program Studi PSP, Koordinator ISO, Ketua Tim Zona Integritas (ZI), dan Ketua Tim Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Sistem Integrasi yang dimaksud dalam kegiatan ini adalah keseluruhan sistem manajemen yang meliputi struktur organisasi, rencana, tanggung jawab, prosedur,proses dan sumber daya untuk pengembangan,penerapan, pencapaian& pemeliharaan kebijakan atau arah organisasi. Sistem ibarat roda gigi yang saling terkait, bergerak karena bagian lain juga bergerak “Ucap Pak Anis”.
Tahapan pengembangan sistem dimulai dari kajian awal yang telah dilaksanakan oleh tim konsultan terkait dengan identifikasi kebutuhan dokumen sudah dilakukan dan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait. Untuk tahapan pengembangan dokumen sistem manajemen terintegrasi akan dilakukan mulai dari proses interview pemilik proses, pembuatan draft SOP dan formulir, final draft, rapat pembahasan dokumen, dan pengesahan dokumen. Ada beberapa dokumen yang diperlukan untuk level fakultas seperti pengembangan kurikulum, pengembangan RPS, daftar ulang & pengisian KRS, penyusunan jadwal perkuliahan, perkuliahaan, penilaian hasil pembelajaran, kerja praktik/magang/KKN, tugas akhir , yudisium & pendaftaran wisuda, penanganan keberatan nilai, cuti akademik, pemantauan masa studi mahasiswa, penerapan K3, penerapan zona integritas (WBK & WBBM), pengelolaan ruang baca, dan pemeliharaan sarana prasarana pembelajaran.
Berdasarkan pemaparan pemateri dan hasil diskusi dengan konsultas ISO, maka Dekan FIKP berkomitmen untuk mengembangkan dokumen sistem manajemen terintegrasi dan mencoba menerapkan sistem ini pada satu program studi yang ada di lingkup Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan. Kehadiran Ketua Program Studi Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan memberikan sinyal dan kesiapan untuk menerapkan sistem manajemen terintegrasi. Untuk menindaklanjuti hasil kegiatan ini, nanti akan dibentuk tim penyusun dokumen sistem manajemen terintegrasi dari unit GPM dan Program Studi Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan. Semoga dokumen ini dapat selesai dengan baik dan dapat diterapkan pada program studi ini “Ucap Dekan FIKP”.
