Menyeimbangkan Kualitas dan Keberlanjutan: FIKP menjalani Audit Mutu Internal SMM ISO 9001:2015 dan Sistem Manajemen Terintegrasi

ISO Sekertariat Universitas Hasanuddin melakukan audit mutu internal Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001:2015 pada semua fakultas dalam lingkup Universitas Hasanuddin dan Untuk audit mutu internal Sistem Manajemen Terintegrasi hanya dilakukan pada dua program studi di Unhas yaitu Program Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan dan Program Studi Sosiologi. Pada dasarnya pelaksanaan AMI ini bertujuan untuk memastikan implementasi SPMI sesuai dengan standar/sasaran/tujuan. AMI adalah kegiatan yang independen, objektif, terencana dan sistematik, dan berdasarkan serangkaian bukti untuk memastikan bahwa tujuan dan sasaran dari program yang telah ditetapkan benar-benar terpenuhi. Sedangkan konsep Sistem Manajemen Terintegrasi lebih kepada bagaimana menciptakan budaya organisasi yang berkelanjutan (sustainability). Penerapan sistem manajemen terintegrasi juga memberi manfaat lain yakni meningkatkan kinerja organisasi, sehingga kredibiltas dan citra baik di mata pelanggan pun meningkat.

Pelaksanaan Audit Mutu Internal SMM ISO 9001:2015 dan SMT Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan dilaksanakan pada tanggal 11 Desember 2023. Kegiatan dua audit ini dilakukan di dua ruangan yang berbeda yaitu Ruang Rapat Dekanat untuk audit SMM ISO 9001:2015 dan Ruang Gugus Penjaminan Mutu Internal dan Peningkatan Reputasi (GPMPR) FIKP untuk pelaksanaan audit SMT. Kegiatan ini berlangsung selama 6 (enam) jam yang dimulai pada pukul 11.00 s/d 17.00 WITA. Rangkaian kegiatan AMI cukup sederhana, dimulai dengan pembukaan, pelaksanaan audit dan diakhiri penutupan dengan pembacaan hasil audit. Kegiatan ini sangat penting sekali sebagai acuan bagi FIKP untuk berbenah dan terus memperbaiki apa yang menjadi kekurangan FIKP selama ini.

Kegiatan AMI ini dihadiri oleh Pimpinan FIKP, Dekan beserta Wakil Dekan, Ketua dan Sekertaris GPMPR FIKP, KTU, para Kasubag, Koordinator ISO, Admin GPM, Tim K3, Laboran, IT, maupun pustakawan. Selain itu, yang tak kalah pentingnya adalah dua auditor SMM ISO 9001:2015 yaitu Prof. Dr. drg. Irene Edith Rieuwpassa, M.Si. PBO dan Dr. Suhasman, S.Hut., M.Si. Sedangkan auditor SMT yaitu St. Nur Insani, Kom. (PT TUV Rheinland Indonesia), Prof. Nunuk Hariani, Drs. Arsyad Genda, Prof. Jeffry Kusuma, Dr. dr. Tenri Esa, dan Dr. Firman Saleh, M.Si. Berdasarkan hasil audit terdapat beberapa temuan seperti belum diterapkan kebijakan persyaratan tambahan untuk pendidikan kebutuhan khusus; kebijakan sistem manajemen terintegrasi : pertanyaan belum tajam, masih bersifat global; belum lengkap tabel manajemen risiko, dan akan diperbaiki; belum ada prosedur kalibrasi; dan temuan lainnya yang akan direvisi dan diperbaiki. Selama pelaksanaan audit banyak diskusi dan saran yang konstruktif bagi FIKP. Tentu hal ini sangat baik bagi FIKP untuk meningkatkan mutu layanan akademik maupun non akademik kedepannya. Harapannya dengan implementasi sistem manajemen terintegrasi ini, FIKP dapat memenuhi penggunaan standar internasional, menjawab tantangan sustainability, serta meningkatkan kredibilitas institusi di mata pelanggan maupun mitra potensial lainnya. Hal ini juga memastikan kualitas produk layanan yang diberikan sesuai dengan standar yang ditetapkan. Ini lebih efektif dan juga efisien, dan bisa memenuhi semua regulasi hukum yang ada.  Jadi diharapkan penerapan sistem manajemen terpadu ini dapat menjadi budaya kita dan menjadi standar kerja untuk seluruh civitas akademik FIKP.  

Keep Reading

PreviousNext